• Kalau kamu sering dengar tentang HIV tapi masih bingung apa saja gejala dan cara pencegahannya, kamu nggak sendiri. Banyak orang mengira HIV hanya menimbulkan gejala yang jelas terlihat, padahal kenyataannya tidak selalu begitu. Ciri-ciri penyakit HIV bisa sangat beragam, bahkan di tahap awal sering tidak terasa sama sekali. Karena itu, penting banget buat kamu memahami gejala umum HIV agar bisa lebih waspada terhadap risiko penularan.

    HIV adalah penyakit yang serius, tapi informasi yang tepat bisa membantu kamu mencegahnya sejak awal. Yuk, kita bahas dengan bahasa yang lebih santai dan mudah dipahami.

    Perlu diketahui bahwa informasi ini bersifat umum dan edukatif. Diagnosis pasti hanya bisa dilakukan melalui tes HIV di fasilitas kesehatan.

    Apa Itu HIV?

    Sebelum membahas ciri-ciri penyakit HIV, penting buat kamu tahu dulu apa itu HIV sebenarnya. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, terutama sel CD4 yang berfungsi melawan infeksi. Ketika jumlah sel ini turun, tubuh jadi lebih mudah terserang berbagai penyakit.

    HIV berbeda dengan AIDS. HIV adalah virusnya, sementara AIDS adalah kondisi ketika sistem imun sudah rusak parah akibat HIV yang tidak tertangani. Jadi, seseorang bisa saja hidup cukup lama dengan HIV tanpa menunjukkan tanda-tanda khas AIDS, apalagi kalau sudah menjalani pengobatan rutin.

    Ciri-Ciri Penyakit HIV Secara Umum

    Nah, bagian ini adalah inti pembahasan. Ciri-ciri penyakit HIV bisa berbeda-beda pada setiap orang, dan sering kali mirip dengan gejala penyakit umum lain. Ada yang mengalami gejala cukup jelas, ada juga yang hampir tidak merasakan apa-apa selama bertahun-tahun.

    Untuk memudahkan, kita bagi gejalanya berdasarkan tahap perkembangan HIV.

    1 Ciri-ciri tahap Awal HIV (1–4 Minggu Setelah Terinfeksi)

    Tahap ini sering disebut sebagai acute HIV infection. Banyak orang mengira dirinya hanya sedang flu biasa karena gejala yang muncul sangat mirip. Beberapa gejala awal HIV yang paling umum:

    • Demam ringan hingga sedang
    • Sakit tenggorokan.
    • Nyeri otot dan sendi
    • Ruam di kulit yang biasanya muncul di wajah, dada, atau bagian tubuh lain.
    • Pembengkakan kelenjar getah bening
    • Kelelahan ekstrem

    Pada tahap ini, virus berkembang sangat cepat di dalam tubuh. Tapi karena ciri-ciri penyakit HIV di tahap ini sangat umum, banyak orang tidak sadar kalau mereka sedang terinfeksi.

    2 Gejala Lanjutan HIV (Tahap Kronis)

    Setelah tahap akut, HIV masuk ke fase kronis yang bisa berlangsung bertahun-tahun. Di tahap ini, gejalanya lebih ringan atau bahkan tidak muncul sama sekali.

    Namun, beberapa tanda berikut bisa menjadi ciri-ciri penyakit HIV di tahap berikutnya:

    • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
    • Kelelahan berkepanjangan
    • Infeksi berulang, seperti sariawan yang tidak sembuh-sembuh
    • Sakit kepala dan demam muncul turun-naik
    • Berkeringat di malam hari (night sweats)
      Diare berulang

    3. Ciri-ciri Penyakit HIV Tahap Lanjut (Saat Sudah Berkembang Menjadi AIDS)

    Kalau HIV tidak terdeteksi dan tidak diobati, virus akan merusak sistem imun sampai sangat lemah. Di tahap ini, tubuh rentan terhadap infeksi oportunistik.

    Beberapa gejala khas pada tahap ini:

    • Infeksi parah dan berulang
    • Luka pada mulut atau alat kelamin yang tidak sembuh-sembuh
    • Pneumonia atau infeksi paru berulang
    • Berat badan turun drastis (wasting syndrome)
    • Masalah neurologis seperti kebingungan atau gangguan memori

    Sekali lagi, gejala ini bukan diagnosis, tapi tanda yang perlu diperhatikan.

    Baca Juga: Cara Memakai Kondom agar Tidak Bocor, Tetap Nyaman dan Aman!

    Bagaimana HIV Menular?

    Biar kamu nggak salah paham, HIV hanya bisa menular melalui beberapa jalur tertentu. Beberapa hal yang paling umum seperti :

    1. Hubungan seksual tanpa perlindungan

    Kontak seksual tanpa kondom dengan seseorang yang memiliki HIV dapat menyebabkan penularan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau darah. Risiko penularan meningkat jika ada luka kecil atau iritasi pada area genital yang membuat virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

    2. Penggunaan jarum suntik bersama

    Penularan HIV bisa terjadi ketika seseorang memakai jarum suntik yang sudah digunakan oleh orang lain, terutama pada penggunaan narkoba suntik. Virus dapat berpindah melalui sisa darah yang menempel di jarum atau alat suntik yang tidak steril.

    3. Transfusi darah

    Walaupun jarang, HIV bisa menular melalui transfusi darah yang terkontaminasi. Namun, di Indonesia dan banyak negara lainnya, prosedur pemeriksaan darah sudah sangat ketat sehingga kemungkinan penularan lewat cara ini sangat rendah.

    4. Dari ibu ke anak

    Penularan dapat terjadi selama kehamilan, proses persalinan, atau saat menyusui jika tidak ada penanganan medis yang tepat. Ibu dengan HIV tetap bisa mencegah penularan ke bayi melalui pengobatan yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.Baca Juga: Jenis Kondom yang Disukai Wanita Biar Hubungan Makin Panas

    Cara Mencegah HIV

    Memahami ciri-ciri penyakit HIV saja tidak cukup—kamu juga perlu tahu langkah-langkah pencegahan yang efektif. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko penularan HIV:

    1. Gunakan Kondom Setiap Kali Berhubungan Seks

    Menggunakan kondom secara konsisten adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penularan HIV, terutama karena ciri-ciri penyakit HIV sering tidak terlihat di tahap awal. Kondom membantu mencegah pertukaran cairan tubuh yang menjadi jalur utama penularan virus.

    2. Hindari Berbagi Jarum Suntik

    Jarum suntik yang digunakan bersama dapat membawa sisa darah yang mengandung HIV. Pastikan kamu hanya menggunakan jarum suntik yang steril dan sekali pakai untuk menghindari risiko penularan.

    3. Lakukan Tes HIV Secara Berkala

    Karena ciri-ciri penyakit HIV bisa mirip penyakit umum lainnya, tes rutin adalah cara terbaik untuk memastikan kondisi kesehatan kamu. Tes HIV kini tersedia di banyak fasilitas kesehatan dengan proses yang cepat dan mudah.

    4. Edukasi Diri dan Pasangan

    Pengetahuan yang tepat membantu kamu mengambil keputusan yang benar untuk menjaga kesehatan seksual. Semakin kamu dan pasangan paham tentang cara penularan serta pencegahannya, semakin kecil risiko terkena HIV.

    Cegah Penyakit HIV dengan Kondom VIVO saat Berhubungan Seks

    Mencegah penularan HIV sebenarnya bisa dimulai dari langkah yang sederhana, yaitu selalu menggunakan kondom setiap kali kamu berhubungan seks. Karena ciri ciri penyakit HIV sering tidak terlihat di tahap awal, perlindungan saat berhubungan seksual menjadi semakin penting untuk menjaga kesehatan kamu dan pasangan. HIV menular melalui pertukaran cairan tubuh, sehingga kondom berfungsi sebagai penghalang paling efektif untuk meminimalkan risiko tersebut.

    Jika kamu sedang mencari kondom yang aman, nyaman, dan punya banyak pilihan varian sesuai kebutuhan, kondom VIVO bisa jadi pilihan yang tepat. VIVO menghadirkan berbagai tipe kondom, mulai dari yang ultra tipis, bertekstur, hingga yang menawarkan sensasi tambahan, sehingga kamu bisa memilih varian yang paling mendukung pengalaman intim kamu. Untuk melihat semua pilihannya, cek katalog kondom VIVO dan temukan yang paling pas buat kamu.

  • Cari kondom VIVO bergerigi? Banyak pasangan kini mulai mencari cara untuk menambah variasi dalam pengalaman intim mereka. Tidak hanya soal keamanan, tetapi juga bagaimana menciptakan momen yang lebih berkesan dan penuh sensasi. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah kondom dengan tekstur khusus, seperti bergerigi, yang dirancang untuk memberikan stimulasi tambahan saat digunakan.

    Apa Itu Kondom Bergerigi dan Cara Kerjanya

    Kondom bergerigi adalah jenis kondom yang memiliki tekstur tambahan berupa tonjolan kecil (ridges) pada permukaannya. Tekstur ini dirancang khusus untuk memberikan sensasi ekstra yang tidak bisa didapatkan dari kondom polos. Meski tampilannya berbeda, fungsi utamanya tetap sama yaitu memberikan perlindungan saat berhubungan seksual.

    Cara kerjanya cukup sederhana. Saat kondom bergerigi digunakan, tonjolan pada permukaannya akan memberikan stimulasi fisik tambahan pada dinding vagina atau area sensitif pasangan. Gesekan lembut dari tekstur inilah yang bisa menciptakan rasa lebih intens, sehingga pengalaman intim terasa lebih menyenangkan.

    Pilihan Kondom VIVO Bergerigi

    1. VIVO Extra Sensation

    VIVO Extra Sensation merupakan kondom bertekstur dengan ketebalan 0,05 mm yang dirancang untuk memberikan rangsangan maksimal. Kondom ini memiliki kombinasi tekstur bintik dan ulir, serta bentuk ujung yang mengikuti kontur kepala penis untuk meningkatkan sensitivitas bagi pria. Desainnya yang detail membantu meningkatkan sensasi sentuhan dan gesekan, sehingga pasangan dapat merasakan stimulasi yang lebih kuat dan menyenangkan dibandingkan dengan kondom polos. Beli di sini VIVO Extra Sensation.

    2. VIVO Passionate Dots

    VIVO Passionate Dots hadir dengan ketebalan 0,05 mm dan dilengkapi 576 titik stimulasi (dots) pada seluruh permukaannya. Tekstur bintik ini dirancang khusus untuk memberikan rangsangan lebih kuat pada pasangan, sehingga dapat meningkatkan gairah dan membuat momen intim terasa lebih menggairahkan. Pilihan ideal bagi kamu yang ingin sensasi berbeda dari kondom bertekstur. Beli di sini VIVO Passionate Dots.

    Manfaat Menggunakan Kondom VIVO Bergerigi untuk Pasangan

    1. Meningkatkan rangsangan pada pasangan: Tekstur bintik atau ulir mampu memberikan stimulasi ekstra pada area sensitif, sehingga pasangan dapat merasakan sensasi yang lebih kuat dibanding kondom polos.
    2. Membantu menciptakan pengalaman lebih intim dan variatif: Tambahan sensasi dari tekstur kondom membuat hubungan terasa lebih hidup dan tidak monoton, memberikan nuansa baru yang dapat mempererat kedekatan dengan pasangan.
    3. Meningkatkan kepuasan tanpa mengorbankan rasa nyaman atau keamanan: Kondom VIVO Bergerigi dibuat dengan material berkualitas dan tetap nyaman digunakan, sehingga kamu bisa menikmati stimulasi ekstra tanpa khawatir soal kenyamanan atau perlindungan.

    Kondom VIVO bergerigi menawarkan berbagai manfaat yang dapat meningkatkan kualitas pengalaman intimmu dengan pasangan. Tekstur bintik dan ulirnya mampu memberikan stimulasi ekstra, menciptakan sensasi yang lebih kuat, serta menambah variasi tanpa mengurangi kenyamanan maupun keamanan.

    Untuk menyempurnakan momen intim, jelajahi berbagai pilihan produk VIVO lainnya. Mulai dari kondom ekstra tipis, pelumas berkualitas, hingga aksesoris, semuanya dirancang khusus untuk meningkatkan kenyamanan dan sensasi bercinta. Cek produk selengkapnya di Produk VIVO.

  • Jenis kondom yang disukai wanita umumnya bukan hanya soal keamanan, tapi juga tentang kenyamanan dan kenikmatan yang maksimal. Meskipun sering dianggap sebagai alat kontrasepsi dan pelindung dari penyakit menular seksual, pemilihan jenis kondom yang tepat juga memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hubungan intim. 

    Bagi wanita, pilihan kondom yang tepat mampu memberikan sentuhan natural dan penuh gairah sehingga hubungan terasa lebih intim. Dari tekstur hingga ketipisan, setiap detail bisa membuat suasana semakin bergairah. Karena itu, memahami preferensi wanita dalam memilih kondom adalah kunci untuk menciptakan kepuasan bersama dan hubungan yang makin panas.

    Jenis Kondom yang Disukai Wanita

    Setiap pasangan tentu ingin momen intim terasa nyaman sekaligus penuh sensasi. Karena itu, memahami jenis kondom yang disukai wanita bisa menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman bercinta yang lebih panas dan memuaskan. Berikut beberapa pilihan kondom yang umumnya jadi favorit:

    1. Kondom Ultra Tipis

    Banyak wanita menyukai kondom ultra tipis karena mampu memberikan sensasi yang lebih natural, seolah tidak memakai pelindung sama sekali. Dengan material yang sangat tipis dan tekstur yang lembut, setiap sentuhan terasa lebih nyata dan intim. Hal ini menciptakan pengalaman berhubungan yang lebih nyaman, tanpa mengurangi perlindungan terhadap risiko kehamilan atau infeksi menular seksual. 

    2. Kondom Bertekstur (Ribbed & Dotted)

    Jenis kondom yang disukai wanita lainnya adalah kondom dengan tekstur bergelombang atau berbintik. Desain ini dirancang untuk memberikan stimulasi tambahan di area sensitif. Permukaan yang tidak rata, seperti gelombang atau bintik, mampu menciptakan sensasi berbeda selama penetrasi, sehingga meningkatkan kepuasan seksual dan membuat pengalaman lebih menggairahkan. Banyak pasangan memilih tipe kondom ini untuk menghadirkan variasi dan meningkatkan keintiman dalam hubungan. 

    Baca Juga: Cara Memakai Kondom agar Tidak Bocor, Tetap Nyaman dan Aman!

    3. Kondom dengan Rasa & Aroma

    Untuk pasangan yang ingin menambah variasi dalam bercinta, kondom dengan rasa dan aroma bisa jadi pilihan yang menggoda. Aroma segar atau rasa tertentu membuat suasana lebih menyenangkan, menghadirkan pengalaman intim yang berbeda.

    4. Kondom dengan Pelumas Tambahan

    Kondom dengan ekstra pelumas juga termasuk dalam jenis kondom yang disukai wanita, terutama bagi mereka yang sering mengalami rasa kering atau sensitif pada area intim. Tambahan pelumas membantu menjaga kelembutan kulit, mengurangi risiko iritasi, dan membuat hubungan tetap nyaman dari awal hingga akhir. Selain itu, kondom jenis ini juga membantu melindungi kesehatan organ intim dengan meminimalisir gesekan berlebih yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

    5. Kondom dengan Sensasi Khusus

    Beberapa kondom dirancang dengan efek sensasi seperti dingin atau hangat yang bisa memberikan pengalaman berbeda saat bercinta. Jenis kondom ini sering disukai wanita karena mampu menambah rangsangan sekaligus tetap menjaga kenyamanan selama hubungan intim.

    Baca Juga: 4 Pelumas Berbahan Dasar Air untuk Kenikmatan Maksimal!

    Memahami jenis kondom yang disukai wanita adalah langkah penting untuk menciptakan hubungan yang lebih intim, nyaman, dan penuh gairah. Dari kondom ultra tipis hingga varian dengan sensasi khusus, setiap pilihan memiliki keunggulannya masing-masing untuk menambah kenikmatan bersama pasangan. 

    Kabar baiknya, VIVO menghadirkan beragam pilihan kondom dengan kualitas terbaik yang mampu menjawab semua kebutuhan tersebut. Dengan VIVO, Anda dan pasangan bisa lebih leluasa bereksperimen, menemukan jenis kondom favorit, dan menjadikan setiap momen bercinta makin panas sekaligus menyenangkan. 

    Klik Varian Kondom VIVO dan temukan sensasi yang paling pas untuk Anda dan pasangan.

  • Jika Anda ingin menikmati momen intim bersama pasangan dengan perasaan tenang, Anda perlu mengetahui bagaimana cara memakai kondom agar tidak bocor. Meskipun kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi paling populer dan mudah digunakan, kenyataannya masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam pemakaiannya. Kesalahan kecil seperti pemasangan yang terlambat, tidak menyisakan ruang di ujung kondom, hingga penggunaan pelumas yang tidak sesuai bisa menyebabkan kebocoran dan mengurangi efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan atau penularan penyakit menular seksual (PMS).

    Memahami cara pakai kondom yang benar bukan hanya soal teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif cara memakai kondom agar tidak bocor.

    Langkah-langkah Cara Memakai Kondom agar Tidak Bocor

    Menggunakan kondom dengan benar bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal keamanan. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah memakai kondom agar tidak bocor, tidak robek, dan tetap nyaman digunakan:

    1. Periksa kemasan dan tanggal kedaluwarsa

    Sebelum membuka kondom, selalu pastikan kemasannya masih utuh dan belum rusak. Hindari menggunakan kondom dari kemasan yang menggembung, sobek, atau terlihat kusam. Selain itu, perhatikan tanggal kedaluwarsa—kondom yang sudah lewat masa pakainya bisa menjadi rapuh dan mudah bocor saat digunakan.

    2. Buka kemasan dengan hati-hati

    Gunakan jari tangan untuk merobek kemasan dari sisi bergerigi, jangan menggunakan gigi atau benda tajam seperti gunting atau kuku karena berisiko merobek kondom di dalamnya. Saat menarik kondom keluar, lakukan dengan perlahan agar tidak merusak bentuk atau bahan kondom.

    3. Pastikan Kondom Menghadap Arah yang Benar

    Salah satu langkah penting dalam cara memakai kondom agar tidak bocor adalah memastikan posisi kondom sudah benar sebelum dipasang. Sebelum memasang, pastikan sisi kondom yang akan digulung menghadap ke luar. Cirinya, kondom akan mudah digulung ke bawah jika posisinya benar. Jika terbalik, jangan coba membalik dan memakainya kembali, karena bagian yang sudah bersentuhan dengan penis bisa saja sudah terkena cairan praejakulasi. Hal ini bisa mengurangi efektivitas perlindungan terhadap kehamilan maupun infeksi menular seksual.

    4. Cubit Ujung Kondom Sebelum Dipasang

    Sebelum menggulung kondom ke penis, cubitlah ujung kondom (bagian reservoir tip) agar ada ruang kosong untuk menampung sperma saat ejakulasi. Ini penting untuk mencegah tekanan dari cairan yang keluar, yang dapat menyebabkan kondom pecah jika ruang di ujungnya tidak disisakan.

    5. Pasang Kondom Saat Penis Ereksi dan Sebelum Penetrasi

    Kondom harus dipasang saat penis dalam kondisi ereksi penuh dan sebelum terjadi penetrasi. Jangan menunda hingga penetrasi dimulai karena kontak awal tetap dapat menyebabkan penularan penyakit atau kehamilan. Saat memasang, gulung kondom hingga ke pangkal penis dengan perlahan dan pastikan tidak ada udara yang terperangkap di dalamnya.

    6. Gunakan Pelumas Bila Diperlukan

    Jika hubungan terasa kering atau menyebabkan gesekan berlebih, gunakan pelumas berbasis air untuk mencegah robek. Hindari pelumas berbasis minyak seperti baby oil, lotion, atau petroleum jelly karena dapat merusak bahan lateks dan meningkatkan risiko kebocoran.

    7. Tarik Penis dengan Benar Setelah Ejakulasi

    Segera setelah ejakulasi, tarik penis keluar dari tubuh pasangan sebelum penis kehilangan ereksi. Saat menarik keluar, pegang bagian dasar kondom agar tidak tergelincir atau tertinggal di dalam. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa sperma tetap berada di dalam kondom dan tidak tumpah ke area genital pasangan.

    8. Lepas dan Buang Kondom dengan Benar

    Setelah penis ditarik keluar, lepaskan kondom dengan hati-hati agar tidak tumpah. Ikat ujungnya untuk menghindari kebocoran, lalu buang ke tempat sampah. Jangan membuang kondom ke dalam toilet karena dapat menyebabkan penyumbatan.

    Kini Anda sudah tahu cara memakai kondom agar tidak bocor, nyaman, & aman. Namun, pengetahuan saja tidak cukup—kualitas kondom juga sangat menentukan. Untuk itu, percayakan pada VIVO Condom, kondom berkualitas tinggi yang didesain untuk memberikan perlindungan maksimal dan kenyamanan ekstra. VIVO tersedia dalam berbagai varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera Anda, mulai dari ultra tipis hingga yang bertekstur.  Klik “Varian Kondom VIVO” dan temukan pilihan yang sesuai dengan setiap momen intim Anda.

  • Pelumas berbahan dasar air adalah jenis pelumas seks yang menggunakan air sebagai bahan dasar utamanya. Jenis pelumas ini umumnya memiliki formula ringan yang minim risiko iritasi, sehingga cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

    Dalam artikel ini, kami akan memberikan rekomendasi pelumas berbahan dasar air terbaik yang wajib Anda coba. Dengan memilih produk yang tepat, Anda bisa menikmati pengalaman seks yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan setiap saat.

    Rekomendasi Pelumas Berbahan Dasar Air

    1. VIVO Strawberry Lube

    VIVO Strawberry Lube adalah pelumas dengan aroma stroberi yang manis dan menyegarkan. Produk ini aman digunakan bersamaan dengan kondom serta diformulasikan untuk menjaga kenyamanan tanpa menimbulkan iritasi.

    2. VIVO Bubble Gum Lube

    Rekomendasi pelumas berikutnya adalah VIVO Bubble Gum Lube. Pelumas ini memiliki aroma bubble gum manis dan bisa menciptakan suasana yang lebih playful saat berhubungan.

    3. VIVO Aloe Vera Lube 

    Jika Anda mencari pelumas multifungsi sebagai lubricant sekaligus massage gel, VIVO Aloe Vera Lube adalah pilihan tepat. Pelumas berbahan dasar air ini diformulasikan khusus dengan kandungan Aloe Vera untuk memberikan kelembutan ekstra. Dengan fungsi 2-in-1, VIVO Aloe Vera Lube dapat digunakan bersama kondom maupun dioleskan di seluruh tubuh untuk meningkatkan gairah bersama pasangan.

    4. VIVO H2O Lube

    VIVO H2O Lube adalah pelumas yang dirancang untuk menghadirkan sensasi alami saat bercinta. Teksturnya lembut, tidak lengket, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa serta aman digunakan bersama kondom. Pelumas ini bekerja menyerupai cairan pelumas alami tubuh, sehingga nyaman digunakan, bahkan cocok untuk kebutuhan medis.

    Kelebihan Pelumas Berbahan Dasar Air

    Pelumas berbahan dasar air adalah jenis pelumas yang menggunakan air sebagai komponen utamanya. Teksturnya ringan, tidak lengket, dan mudah dibersihkan. Berikut beberapa kelebihannya.

    1. Aman Digunakan Bersama Kondom & Sex Toys

    Karena tidak mengandung bahan berminyak, pelumas dengan bahas dasar air tidak merusak material kondom (baik lateks maupun non-lateks). Selain itu, pelumas ini juga aman untuk digunakan bersama sex toys.

    2. Tidak Lengket & Mudah Dibersihkan

    Salah satu keunggulan utama pelumas dengan bahan dasar air adalah mudah dibersihkan tanpa harus menggunakan sabun atau air hangat. Cukup lap dengan tisu basah atau bilas dengan air, kulit akan terasa bersih tanpa sisa lengket atau berminyak.

    3. Ramah untuk Area Sensitif

    Formulanya lembut dan dibuat tanpa bahan-bahan keras yang bisa memicu iritasi, sehingga aman digunakan di area intim yang sensitif. Cocok untuk Anda yang punya kulit mudah alergi.

    4. Tekstur Ringan & Nyaman

    Pelumas dapat memberikan sensasi licin yang halus dan ringan, menyerupai pelumas alami. Ini membuat pengalaman bercinta jadi lebih nyaman, minim gesekan, dan terasa lebih natural.

    5. Cocok untuk Kondisi Medis Tertentu

    Bagi mereka yang mengalami kondisi seperti vagina kering akibat hormon, stres, atau faktor medis, pelumas dengan bahan dasar air bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan. Selain itu, pelumas ini juga sering direkomendasikan oleh tenaga medis karena aman untuk penggunaan rutin.

    Jika Anda sedang mencari rekomendasi pelumas berbahan dasar air yang aman, nyaman, dan cocok untuk berbagai momen intim, VIVO punya banyak pilihan menarik untuk dicoba. Semua varian VIVO diformulasikan khusus untuk memberikan sensasi licin alami tanpa rasa lengket, aman digunakan bersama kondom, dan cocok untuk kulit sensitif. Yuk, temukan pelumas favorit dan rasakan pengalaman bercinta yang lebih maksimal dengan produk-produk VIVO! 

  • Jakarta, 17 Januari 2025 – Angka kasus aborsi yang terjadi di Indonesia kian meningkat. Sejak 2022 lalu, terdapat 2,5 juta kasus aborsi yang tercatat, dimana 1,5 juta diantaranya dilakukan oleh remaja usia dini.

    Masalah aborsi tersebut disertai dengan tingginya angka penyakit menular seksual. Kementerian Kesehatan Indonesia melansir kasus sifilis meningkat hingga 70% dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yakni 2018 sampai 2022.

    Sementara ada 100.000 orang dengan HIV yang belum terdeteksi dan berpotensi menularkan ke masyarakat Indonesia. Kemenkes menyebutkan bahwa dari 526.841 orang dengan HIV, hanya  429.215 orang yang sudah terdeteksi atau mengetahui status HIV dirinya.

    Minimnya ruang edukasi dan berekspresi yang aman menjadi akar permasalahan dalam hubungan personal yang memicu konsekuensi negatif. Tidak hanya persoalan kehamilan yang tidak terencana dan ancaman penyakit seksual menular, tetapi edukasi seksual yang minim juga kerap memicu terjadinya kekerasan terhadap perempuan.

    Dampaknya pun sangat terasa meluas. Mulai dari angka perceraian yang naik, pernikahan dini hingga menyebabkan kasus remaja putus sekolah, dan beban ekonomi pada masyarakat serta negara. Situasi pelik ini yang mendorong VIVO untuk menghadirkan ruang fantasi dan edukasi yang aman dan sehat melalui Hotel For Play: The Fantasy Room Experience.

    “Kami melihat eksplorasi fantasi menjadi tantangan serius dan menjadi akar masalah yang berpengaruh ke banyak hal termasuk pemerkosaan, kekerasan terhadap perempuan, sampai kehamilan tidak diinginkan. Maka dari itu Hotel For Play hadir sebagai ruang untuk berekspresi dan eksplorasi fantasi yang positif dengan fun, imersif, dan entertaining” ujar Yoevan Wiraatmaja, Presiden Direktur PT. Danpac Pharma.

    Digelar mulai dari 18 Januari 2025 hingga 23 Februari 2025 di Senayan Park, Jakarta, Hotel For Play: The Fantasy Room Experience sendiri merupakan sebuah immersive exhibition yang dirancang untuk menjadi ruang aman dan inklusif bagi eksplorasi fantasi. Hasil kolaborasi VIVO dari PT Danpac Pharma dengan Haluu, promotor event seni eksperimental ternama, VIVO ingin menciptakan ruang aman untuk edukasi dan eksplorasi diri, termasuk fantasi yang sering dianggap tabu oleh masyarakat umum.

    “Pameran ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagaimana masyarakat dapat belajar dan mengeksplorasi diri terhadap fantasi-fantasi mereka dengan cara yang menyenangkan namun tetap positif dan bertanggung jawab. Kami ingin mendukung individu dalam menemukan fantasi mereka tanpa batas dan mengekspresikan diri secara positif,” tutur Christian Eka, Sales and Marketing Director PT Danpac Pharma.

    Hotel For Play: The Fantasy Room Experience menghadirkan lima ruangan tematik yang terinspirasi dari elemen kehidupan seperti air, tanah, udara, api, dan luar angkasa. Setiap ruangan dirancang secara khusus untuk memberikan pengalaman visual, auditori, dan sensorik yang mendalam, membantu pengunjung menjelajahi imajinasi mereka dengan cara yang entertaining dan positif.

    Dimulai dari Labyrinth Garden yang liar dan penuh petualangan, hingga ruang Lost in Space yang misterius dan eksperimental. Ruang Labyrinth Garden mengajak pengunjung merasakan insting berburu ala zaman purba dalam lingkungan yang liar dan tak terkendali.

    Mereka akan menyusuri ruang Tryst by the Water. Setelahnya, ruang On Cloud Nine akan membuat pengunjung melayang di langit lounge yang penuh mimpi dengan permainan cahaya dan bayangan. Pengunjung akan melanjutkan perjalanan ke ruang Lost in Space. Di sini, pengunjung dapat menjelajahi dimensi baru dengan desain eksperimental yang misterius. Perjalanan akan ditutup dengan ruang A Club Named Desire yang menawarkan energi yang bergelora dalam suasana hingar-bingar di klub malam yang penuh semangat.

    Dengan pendekatan ini, diharapkan pengunjung tidak hanya diajak untuk memahami preferensi fantasi mereka, tetapi juga memperkaya hubungan dengan pasangan melalui cara-cara baru yang menyenangkan dan menarik.

    Hal ini menjadi ajang edukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan produk yang mendukung fantasi yang sehat dan aman, serta mengingatkan bahwa fantasi dapat diekspresikan dengan cara yang tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

    “Melalui seni immersive dan elemen-elemen kehidupan, Hotel For Play membuka ruang dialog tentang bagaimana fantasi dapat dijalankan tanpa stigma dan bagaimana kreativitas dapat mendukung relasi yang lebih bermakna. Sebagai inisiatif sosial yang kreatif, VIVO berkomitmen untuk menjadikan Hotel For Play: The Fantasy Room Experience sebagai ruang untuk merayakan imajinasi dan mendukung fantasi yang positif,” tutup Christian Eka.